19 Sekolah di Karangasem Rampung Direvitalisasi, Kemendikdasmen Pastikan Keberlanjutan Program

TheNewsPaper Kab. Karangasem, Bali, 2 April 2026 – Upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik terus diperkuat melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meresmikan hasil program revitalisasi tahun 2025 di 19 satuan pendidikan berbagai jenjang di Kabupaten Karangasem, Bali.

Wamen Fajar menyampaikan bahwa revitalisasi merupakan bagian dari langkah besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Ia menuturkan bahwa pada tahun 2025, revitalisasi telah menjangkau ribuan satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

“Tahun 2026 ini, Bapak Presiden telah mengalokasikan anggaran untuk menambah jumlah sekolah yang direvitalisasi. Awalnya sekitar 11 ribu, kemudian ditambah 60 ribu, sehingga total menjadi sekitar 71 ribu sekolah,” ujarnya di Karangasem, Bali, Rabu (1/4).

Ia menambahkan bahwa program revitalisasi tahun 2026 diprioritaskan untuk sekolah dengan kondisi rusak berat, sekolah terdampak bencana, serta sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjangkau satuan pendidikan yang paling membutuhkan.

Lebih lanjut, Wamen Fajar menegaskan bahwa seluruh kebijakan pendidikan pada dasarnya ditujukan untuk kepentingan peserta didik. Oleh karena itu, fasilitas yang telah dibangun perlu dijaga dan dirawat dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Kepada sekolah-sekolah yang menerima revitalisasi, saya ucapkan selamat. Mohon dirawat dan dijaga, karena perawatan tidak kalah penting agar fasilitas ini terus bermanfaat,” pesannya.

Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menyampaikan bahwa program revitalisasi tahun 2025 di daerahnya telah berjalan dengan baik dan selesai tepat waktu. Sebanyak 19 satuan pendidikan telah mendapatkan manfaat dari program tersebut, mencakup pembangunan ruang kelas, laboratorium, fasilitas sanitasi, hingga ruang layanan pendidikan.

Ia menyebut bahwa keselamatan dan kenyamanan peserta didik menjadi prioritas utama. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah akan memastikan anak-anak di Karangasem mendapatkan fasilitas dan kualitas pendidikan terbaik.

Kepala SD Negeri 3 Duda Timur, I Wayan Sudiana, mengungkapkan bahwa revitalisasi membawa perubahan signifikan bagi sekolahnya, yang sebelumnya memiliki kondisi bangunan paling rusak di antara penerima bantuan revitalisasi di Karangasem.

“Pembelajaran di sekolah kami menjadi lebih kondusif dan aman. Masyarakat juga sangat antusias. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut ke depannya. Terima kasih untuk semua yang ikut menyukseskan program ini sehingga bisa berjalan dengan baik,” ujarnya. ( * )