The Newspaper.online Berita,Nasional Irjen Pipit Rismanto Mantan Dirreskrimsus Polda Babel Diperiksa Diivisi Propam Polri?

Irjen Pipit Rismanto Mantan Dirreskrimsus Polda Babel Diperiksa Diivisi Propam Polri?

Pipit Rismanto
| | 0 Comments| 12:42 am|
Categories:

Penulis : Henddra Widjaja

Editor : Rhendra

The-Newspaper, Jakarta – Aroma tak sedap yang menyengat dari bisnis pertambangan bauksit ilegal di Kalimantan Barat kini mulai menyentuh koridor markas besar kepolisian. Indonesia Police Watch (IPW) membeberkan adanya informasi mengenai pemeriksaan intensif oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri terhadap mantan Dirreskrimsus Polda Babel dan Kapolda Kalbar, Irjen Pipit Rismanto

Langkah senyap Propam ini diduga kuat menjadi ekor dari gempa politik hukum yang dipicu oleh Kejaksaan Agung. Sebelumnya, korps adhyaksa tersebut sukses meringkus Sudianto alias Aseng—pemilik PT Quality Success Sejahtera (QSS)—atas dugaan manipulasi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) periode 2017–2025.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso, mengonfirmasi bahwa desas-desus pemeriksaan sang jenderal bintang dua kini tengah bergulir panas di lingkungan Mabes Polri. Menurutnya, publik selama ini menyimpan tanya besar: mengapa aktivitas tambang Aseng bisa melenggang mulus menahun tanpa tersentuh hukum?

Muncul spekulasi di tengah masyarakat bahwa ada pembiaran. Publik mempertanyakan mengapa aktivitas tambang tersebut aman-aman saja selama bertahun-tahun. Namun, sejauh ini hal tersebut memang masih berstatus isu,” ujar Sugeng, Jumat (5/6/2026). dikutip dari Japos.co

Berburu Otak di Balik Layar

Di sisi lain, Sugeng mengendus adanya strategi dari penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk ‘membuka mulut’ Aseng. Pengusaha kakap tersebut diduga tengah dicecar untuk bernyanyi mengenai siapa saja aktor intelektual atau aparat yang selama ini menjadi tameng pelindung (backing) bisnisnya.

Kendati demikian, IPW mengingatkan bahwa pengakuan sepihak dari seorang tersangka tidak akan memiliki taji di mata hukum tanpa adanya bukti fisik yang solid.

“Propam Mabes Polri tentu tidak bisa bergerak hanya bermodalkan isu atau pengakuan. Jampidsus mungkin saja mendesak Aseng untuk membongkar siapa pelindungnya, tetapi tanpa alat bukti lain yang sah, pengakuan itu sulit menjerat seseorang,” tambah Sugeng.

Mutasi Jabatan di Tengah Badai Spekulasi

Situasi di internal Polda Kalbar sendiri kian dinamis. Tepat pada Minggu (1/6/2026), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebenarnya telah resmi menggeser posisi Irjen Pipit Rismanto dan menggantinya dengan Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar dalam upacara serah terima jabatan di Rupattama Mabes Polri.

Meski pergantian ini disebut sebagai rotasi rutin, momentumnya yang berdekatan dengan penangkapan Aseng memicu kasak-kusuk di kalangan pejabat dan pelaku usaha di Kalimantan Barat. Kabar burung bahkan menyebutkan tim khusus dari Mabes Polri telah mendarat di Pontianak untuk memeriksa sejumlah saksi kunci.

Hingga saat ini, Markas Besar Kepolisian RI belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengaitkan pergantian kepemimpinan di Polda Kalbar dengan pusaran kasus korupsi bauksit yang ditangani Kejaksaan Agung. Siapa yang benar-benar terseret dalam pusaran ini? Publik kini tinggal menunggu pembuktian digital dan dokumen dari hasil investigasi internal Propam. ( Team/Red )

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *